oleh

BI dan Kemenkeu Perkuat Koordinasi untuk Jaga Stabilitas Rupiah

-Berita-30 Dilihat
banner 468x60

Bank Indonesia bersama Kementerian Keuangan Republik Indonesia terus memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional di tengah dinamika ekonomi global yang masih berlangsung.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menegaskan bahwa sinergi antara otoritas fiskal dan moneter selama ini telah berjalan sangat erat. Menurutnya, koordinasi tersebut akan terus diperkuat agar kedua instrumen kebijakan dapat bekerja secara selaras dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi, termasuk tekanan terhadap nilai tukar rupiah.

banner 336x280

Dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (6/6), Perry menyampaikan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan kebijakan fiskal dan moneter saling mendukung sesuai kewenangan masing-masing. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat efektivitas upaya pemerintah dan bank sentral dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

“Penguatan koordinasi fiskal, moneter itu terus kita lakukan dan saat ini adalah memang difokuskan bagaimana fiskal dan moneter seirama saling mendukung, saling memperkuat dengan kewenangan masing-masing untuk memperkuat upaya-upaya bersama melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah,” ujar Perry.

Melalui koordinasi yang semakin kuat, pemerintah dan Bank Indonesia berharap dapat menjaga stabilitas pasar keuangan, meningkatkan kepercayaan investor, serta memastikan momentum pertumbuhan ekonomi tetap terjaga. Stabilitas nilai tukar rupiah dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *