oleh

Bali Gandeng Cina Bangun Proyek Sampah Jadi Energi Listrik Senilai Rp2,8 Triliun

-Berita-16 Dilihat
banner 468x60

Pemerintah Provinsi Bali memperkuat kerja sama dengan pihak Cina dalam pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Denpasar. Proyek strategis senilai Rp2,8 triliun tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2027 sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan sampah sekaligus menghasilkan energi listrik ramah lingkungan.

Pembangunan PSEL ini menjadi bagian dari upaya transformasi sistem pengelolaan sampah di Bali yang selama ini menghadapi tantangan serius akibat tingginya volume limbah domestik dan sektor pariwisata. Dengan teknologi waste to energy, sampah yang sebelumnya menjadi beban lingkungan akan diolah menjadi sumber energi yang memiliki nilai guna bagi masyarakat.

banner 336x280

Kerja sama dengan Cina dilakukan untuk mendukung aspek teknologi, investasi, dan pengembangan infrastruktur modern dalam proyek tersebut. Pemerintah berharap kolaborasi internasional ini mampu mempercepat implementasi fasilitas pengolahan sampah berstandar tinggi yang efisien dan berkelanjutan.

Selain mengurangi ketergantungan terhadap tempat pembuangan akhir (TPA), proyek PSEL juga diproyeksikan mampu menekan pencemaran lingkungan serta menghasilkan pasokan listrik tambahan dari energi terbarukan. Kehadiran fasilitas ini dinilai penting untuk mendukung visi Bali sebagai daerah pariwisata yang bersih dan berkelanjutan.

Pemerintah menargetkan proyek tersebut dapat mulai beroperasi pada 2027 sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat. Dengan dukungan teknologi modern dan kerja sama internasional, Bali diharapkan mampu menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif sekaligus memperkuat ketahanan energi daerah di masa depan.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *